program wakaf
| Indeks Artikel |
|---|
| Mencari Eksekutor Yahudi |
| halaman2 |
| Seluruh halaman |
Pahlawan-pahlawan pertama generasi utama telah menghancurkan kelicikan orang-orang Quraisy dan dalam memberantas kemusyrikan menuju kalimat “Tauhid (lâ ilâha illâ Allâh),” hingga Allah menurunkan wahyu, “Apabila telah datang per-tolongan Allah dan kemenangan. Dan kamu lihat manusia masuk agama Allah dengan berbondong-bondong. Maka bertasbihlah dengan memuji Tuhanmu, dan mohonlah ampunan kepada-Nya.Sesungguhnya Dia Maha Penerima tobat.” (An-Nashr [110]: 1-3) Mereka masuk agama Allah secara berbondong-bondong, menuju Tuhan mereka sampai di dunia tidak ada kejahatan, kebohongan, kekufuran, dan kezaliman.“Ingatlah, ketika Tuhanmu memberitahukan, sesungguhnya Dia akan mengirim kepada orang-orang Yahudi sampai hari Kiamat nanti, orang-orang yang akan menimpakan azab yang sangat buruk bagi mereka (orang-orang Yahudi).”
(Al- A’raf [7]: 167)
Seorang panglima perang yang gagah berani, ‘Uqbah bin Nafi’ ketika berdiri di pinggir pantai samudra Hindia mengatakan, “Jika aku tahu di belakang lautan ini terdapat bangsa yang tidak beriman kepada Allah, dan tidak membenarkan Muhammad, maka akan kuseberangi lautan ini dengan kuda.”
Bila generasi awal telah melakukan sesuatu yang sangat besar manfaatnya, maka apa yang dapat dilakukan oleh generasi sekarang terhadap makar Yahudi? mestinya umat Islam kini berbuat seperti apa yang telah diperbuat umat Islam pada masa lalu. Jika hal tersebut dilakukan, niscaya Yahudi akan tunduk dan patuh terhadap tuntutan bangsa Arab.
Jika kita telisiki sejarah, tampak bahwa orang-orang Quraisy telah mendapatkan semua persyaratan yang ditetapkan pada perjanjian damai (Hudaibiyah), ketika sekelompok umat Islam menguasai daerah pantai laut merah, daerah lintas perdagangan bangsa Quraisy ke negeri Syam sama dengan yang dilakukan bangsa Yahudi sekarang ini.
Jika generasi sekarang mengikuti strategi yang dilakukan generasi masa lalu, niscaya mereka dapat menguasai 70% bahan pangan dan bahan mentah yang diimpor oleh Israel melalui laut merah dari benua Afrika dan sekitarnya.
Bila generasi sekarang mengikuti langkah-langkah yang ditempuh oleh generasi awal dengan melakukan serangan terus-menerus terhadap musuh di luar perbatasan, niscaya hal tersebut dapat menghancurkan produksi ringan dan berat yang diselundupkan melalui salah satu negara Islam dengan data palsu, yang diproduksi di Turki, yakni barang yang menguasai daerah perdagangan bangsa Arab.
Dari situasi tersebut, kita serukan kepada para pejuang muslim di bumi Palestina yang dijajah agar mengalihkan pemberontakannya di luar perbatasan Palestina. Sehingga memungkinkan untuk mengepung Israel, memutuskan bantuan-bantuan yang datang kepadanya dan menghancurkan produksi-produksi Israel yang menguasai bangsa Arab. Cara ini merupakan cara terbaik untuk menghancurkan kekuatan dan membuat Israel keluar dari tanah Palestina.
Dengan demikian, bangsa Arab tidak perlu mengadakan perjanjian damai dengan Israel. Akan tetapi, bangsa Israel-lah yang akan meminta perjanjian damai.
Wahai para pemimpin Arab, sudahkah kalian melakukan hal itu?
< Sebelumnya
Selanjutnya >



