program wakaf
| Indeks Artikel |
|---|
| Pemuda dan Seni |
| halaman2 |
| halaman3 |
| Seluruh halaman |
Dulu, umat ini menghasilkan ulama, pemimpin, syuhada dan sastrawan untuk umat manusia. Sementara Barat menghasilkan penyamun, pelaku kejahatan, penyelundup narkotik, dan pembunuh...“Kalian adalah umat terbaik yang dilahirkan untuk manusia;
menyuruh kepada yang makruf…"
(Âli ‘Imrân [3]: 110)
Lalu keadaan berubah. Segala puji bagi Allah atas segalanya. Kini, umat ini menghasilkan aktor dan artis, biduan dan biduanita. Sementara Barat menghasilkan pencipta, penemu, dokter dan insinyur.
Apa yang telah dilakukan seni terhadap kita? Dan, apa yang telah kita perbuat terhadap seni?
Keadaan telah berubah. Kini terbelakang setelah pernah terdepan. Kini mengekor setelah sebelumnya menjadi pelopor.
Kali ini, kita angkat masalah para aktor dan artis.
Kalau ada pendatang baru dalam dunia seni, mereka menamakannya artis yang sedang naik daun. Benar, dia sedang naik daun, tapi menuju ke bawah. Mereka menamakannya bintang. Ya bintang, tapi tidak memiliki cahaya.
Berbagai media, baik cetak maupun elektronik, menyambut mereka dan menyoroti kehidupan mereka dari pagi sampai sore Sementara para ulama, pencari ilmu dan para dai tidak pernah diangkat atau masuk dalam program mereka.
Apa manfaat seni bagi umat?
Wahai kaum muslimin! Wahai orang berakal! Wahai orang pintar! Apakah seni dapat mengangkat kemiskinan, menghilangkan keterbelakangan, kelaparaan, bid’ah dan khurafat dari dunia Islam? Apakah seni dapat mencerdaskan orang bodoh yang berada di pinggiran dan di pelosok daerah? Apakah seni sanggup meng-enyangkan mereka dari kelaparan? Memberi mereka pakaian ketika telanjang? Memberi mereka minum ketika haus? Apakah jutaan rupiah yang didapat aktor dan aktris memberikan manfaat dalam pembangunan masjid, sekolah dan rumah sakit?
Apakah seni dapat mengembalikan Palestina kepada kita? Apakah seni dapat mengembalikan Andalusia kepada kita? Apakah seni bisa memenuhi industri kita dengan pesawat? Apakah dapat memenuhinya dengan peralatan modern dari berbagai jenis yang kita impor dari musuh kita? Sementara media massa terus mengatakan, “Kita bangga dengan kehadiran artis yang sedang naik daun melalui seni dan suaranya yang merdu.”
< Sebelumnya
Selanjutnya >



